Beranda Label Batch Panduan Lengkap
PANDUAN UTAMA

Panduan Lengkap Pencetakan Label Batch dari Spreadsheet

Semua yang perlu Anda ketahui tentang mencetak label dari data — dari menyiapkan spreadsheet hingga mencetak PDF final. Mencakup CSV, Excel, Google Sheets dengan printer label DYMO, Zebra, Brother, dan Avery.

Buka Editor Label →

1. Apa Itu Pencetakan Label Batch?

Pencetakan label batch (juga disebut variable data printing atau mail merge) berarti membuat satu template label dan menggunakannya untuk mencetak banyak label — masing-masing dengan data berbeda. Alih-alih mendesain label satu per satu, Anda:

  1. Desain satu template dengan field placeholder seperti {{nama}}
  2. Hubungkan sumber data (spreadsheet, CSV, Google Sheet)
  3. Ekspor — setiap baris dalam data Anda menjadi label unik

Ini konsep yang sama dengan fitur "Mail Merge" Microsoft Word, tetapi dibuat khusus untuk label dan jauh lebih mudah digunakan.

2. Sumber Data yang Didukung

OpenLabelMaker menerima data dari empat metode input:

📁 Unggah File

Drag & drop atau browse. Format yang didukung:

  • • .csv (comma-separated)
  • • .tsv (tab-separated)
  • • .xlsx (Excel)
  • • .xls (Excel Lama)
  • • .ods (LibreOffice)

🔗 Google Sheets

Paste URL Google Sheets. Sheet harus diset ke "Anyone with the link can view". Tanpa OAuth atau add-on.

Panduan Google Sheets lengkap →

📋 Paste

Copy cell dari Excel, Google Sheets, Numbers, atau aplikasi spreadsheet apa pun dan paste langsung. Auto-deteksi pemisahan tab/comma.

✏️ Manual

Ketik data langsung dalam tabel yang bisa diedit. Tambahkan baris, isi sequence. Bagus untuk batch kecil atau penomoran berurutan.

3. Menyiapkan Data Anda

Data bagus = label bagus. Ikuti aturan ini untuk import yang bersih:

Gunakan header kolom sederhananama, alamat, sku. Hindari spasi dan karakter khusus.
Satu baris per label — setiap baris dalam spreadsheet Anda menjadi satu label.
Header di baris 1 — baris pertama selalu diperlakukan sebagai header kolom.
Hapus baris kosong — baris kosong di bagian bawah membuat label blank.
Bersihkan nilai barcode — tanpa spasi, dash hanya jika format barcode Anda mengizinkannya.
Jangan merge cell — merged cell di Excel merusak ekspor CSV.
Jangan gunakan formula yang menghasilkan error — nilai #N/A atau #REF! akan muncul di label Anda.

4. Cara Kerja Placeholder

Placeholder adalah keajaibannya. Elemen teks apa pun di label Anda bisa berisi {{nama_kolom}} — dan itu diganti dengan data nyata dari kolom tersebut untuk setiap label.

Template:

{{nama}}
{{alamat}}
{{kota}}, {{kodepos}}

Output (baris 1):

Jane Smith
123 Oak Street
Portland, 97201

Placeholder khusus:

5. Barcode dan Kode QR dalam Batch

Label barcode batch adalah fitur pembunuh. Setiap label mendapat barcode unik yang dapat dipindai, dihasilkan dari data spreadsheet Anda. Format yang didukung:

Code 128
Teks apa pun
EAN-13
13 digit
UPC-A
12 digit
Kode QR
Teks/URL apa pun

Plus Code 39, EAN-8, dan ITF-14. Panduan bulk barcode lengkap →

6. Label Lembar vs Label Printer

Output batch berbeda tergantung pada tipe label Anda:

📄 Label Lembar (Avery, HERMA)

Label mengisi posisi grid di halaman A4/Letter. Baris 1 = posisi 1, Baris 2 = posisi 2, dst. Ketika halaman penuh, halaman baru dimulai.

  • • 200 alamat di Avery L7160 (21/lembar) = 10 halaman
  • • Mendukung offset "Mulai di label" untuk lembar yang sebagian digunakan
  • • Cetak di printer inkjet atau laser apa pun

🖨️ Label Printer (DYMO, Zebra, Brother)

Setiap baris = satu halaman dalam PDF. Dimensi halaman sesuai dengan label persis. Printer mengumpankan satu label per halaman.

  • • 500 produk di DYMO 11354 = PDF 500 halaman
  • • Pengaturan print: borderless, 100% scale, tanpa margin
  • • Bekerja dengan printer label thermal atau direct-print apa pun

7. Fitur Lanjutan

Jumlah pengulangan

"Cetak setiap label ×" — cetak 5 copy dari setiap label produk. CSV 100 baris dengan repeat=5 menjadi 500 label.

Offset start-at-label

Untuk label lembar: jika Anda sudah menggunakan 7 label pertama di lembar, set offset ke 8 dan pencetakan dimulai di posisi 8. Tidak ada lembar terbuang.

Empty field collapsing

Jika placeholder resolve ke kosong (cell blank), elemen teks hilang dan elemen lain bergeser ke atas. Tidak ada baris blank jelek di label Anda.

Auto-save dengan data batch

Data yang diimpor disimpan dengan desain label Anda. Buka kembali desain nanti dan data masih ada. Juga ekspor dalam file save .olm.json.

Penomoran berurutan

Gunakan {{#}} dengan fitur manual fill sequence. Buat label bernomor (001→500) tanpa spreadsheet.

8. Troubleshooting

Field menampilkan {{field}} alih-alih data

Nama placeholder harus persis sama dengan header kolom dalam data Anda. Periksa typo, spasi, atau perbedaan kapitalisasi. {{Nama}}{{nama}}.

Beberapa barcode tidak render

Format barcode memiliki aturan ketat. EAN-13 membutuhkan persis 12 atau 13 digit. UPC-A membutuhkan persis 11 atau 12 digit. Jika data Anda tidak sesuai format, barcode gagal render. Gunakan Code 128 untuk data campuran/alfanumerik.

Import Google Sheets gagal

Pastikan sheet Anda diset ke "Anyone with the link can view". Sheet privat tidak bisa diambil. Juga periksa bahwa URL adalah URL Google Sheets biasa (bukan shared drive atau link pendek).

Generasi PDF lambat dengan 1000+ label

Ini normal — setiap label dirender sebagai gambar berkualitas tinggi di browser Anda. Beri waktu 15–30 detik. Jika terlalu lambat, coba bagi data Anda menjadi batch 500.

Label cetak tidak sejajar di lembar Avery

Dalam pengaturan print Anda: set scale ke 100% (BUKAN "Fit to page"), margin ke "None", dan pastikan ukuran kertas A4 atau US Letter sesuai. Beberapa printer memiliki offset kecil — lakukan test print dengan 1 halaman dulu.

9. Panduan Spesifik berdasarkan Sumber Data & Kasus Penggunaan

Siap untuk batch print?

Buka editor, pilih ukuran label, desain dengan {{placeholder}}, unggah data Anda, dan cetak. Keseluruhan proses memakan waktu kurang dari 5 menit.

Mulai Batch Printing →